pameran batik 3aBadan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Grobogan yang juga mempunyai peran selaku forum pengembangan ekonomi dan sumber daya atau Fedep dengan produk klaster unggulannya yaitu produk klaster makanan olahan dan batik mengikuti pameran pariwisata dan kerajinan Indonesia di Java Supermall Semarang pada tanggal 5 - 8 Nopember 2015.

Pameran yang diikuti oleh dinas dan instansi pemerintah dari berbagai wilayah di Indonesia menampilkan berbagai macam produk seperti informasi obyek wisata Indonesia, fesyen, kerajinan kayu, batu akik, kulit, batik dan lain-lain diharapkan mampu sebagai ajang promosi atau pengenalan dan juga untuk memperluas jaringan pemasaran produk-produk unggulan klaster di Kabupaten Grobogan.

Dengan hasil yang diharapkan mampu mengangkat produk klaster atau UMKM sebagai daya ungkit pengembangan ekonomi lokal dan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Grobogan pada umumnya.

 

batik akan diperdakan a1Ayo semangat untuk Klaster Batik Kabupaten Grobogan. Ada berita menggembirakan untuk anggota klaster batik dan semua pelaku batik di Kabupaten Grobogan, karena dalam upaya perlindungan aset daerah batik khas kabupaten Grobogan diharapkan ke depan akan lebih baik lagi setelah DPRD mengajukan usulan perda perlindungan batik khas Grobogan.

batik akan diperdakan b1Bupati Grobogan Bambang Pudjiono juga menyambut baik usulan baru Raperda dari Balegda Kabupaten Grobogan tersebut, karena dengan adanya peraturan daerah tentang perlindungan batik, maka corak dan motif batik Grobogan yang berbeda dengan dari daerah lain dan menggunakan warna yang cerah dan cenderung lebih ngejreng akan terlindungi secara hukum dan menjadi ciri khas daerah. Dan dampaknya akan dirasakan oleh pengrajin batik di Kabupaten Grobogan. (mengutip berita Suara Merdeka 30 Oktober 2015).

penyuluhan batik 1Dengan dilatar belakangi semakin pesatnya kemajuan teknologi dan akan diterapkannya pasar bebas ASEAN / MEA 2016 maka sudah seharusnya sumber daya manusia harus ada peningkatan agar dapat bersaing dan berkompetisi dengan yang lain. Melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah sesuai Perbup No. 42 Tahun 2008 yang mempunyai tugas pokok, fungsi, uraian tugas jabatan dan tatakerja yang mempunyai fungsi sebagai perencana pembangunan di semua sektor pembangunan di Kabupaten Grobogan. Kebijakan pembangunan Kabupaten Grobogan secara umum ditujukan dalam rangka mencapai visi pembangunan Kabupaten Grobogan 2011 – 2016 yaitu ”Terwujudnya Kabupaten Grobogan sebagai daerah industri dan perdagangan yang berbasis pertanian, untuk mencapai masyarakat yang sehat, cerdas dan lebih sejahtera” dengan upaya yang dilakukan untuk peningkatan kesejahteraan menuju pada kemakmuran masyarakat Kabupaten Grobogan.

pelatihan a1Untuk meningkatkan kompetensi SDM anggota klaster batik di Kabupaten Grobogan Bappeda Bidang Ekonomi menyelenggarakan pelatihan media online pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2015. Pelatihan yang bertempat di Aula Bappeda lantai 3 dan dihadiri 30 orang anggota klaster dari berbagai KUB batik di wilayah Kabupaten Grobogan dibuka oleh Sekretaris Bappeda Kabupaten Grobogan bapak Muljadi, S.Sos, MM.

Dengan diadakannya pelatihan ini Sekretaris Bappeda berharap ada peningkatan sumber daya dalam memahami peran IT untuk pengenalan dan peningkatan pemasaran produk batik di masa yang akan datang. Pelatihan dengan narasumber Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Perhubungan, Informasi dan Komonikasi Kabupaten Grobogan beliau bapak Mujahid Fadlil, S.Sos, M.Si, dengan materi penyampaian pengenalan dan pemasaran produk melalui media online beliau menggaris bawahi kejujuran adalah penting untuk dapat diterima di pasar dunia maya atau online. Karena antara penjual dan pembeli tidak bisa saling bertemu sehingga kejujuran kepercayaan disini sangat diutamakan. Lebih lanjut belau menyampaikan untuk penataan website ke depannya diharapkan lebih bagus dari saat ini sehingga mempengaruhi minat pengunjung online.

pajak

Kepatuhan wajib pajak (WP) di Kabupaten Grobogan patut dibanggakan. Dari realisasi pencapaian pembayaran pajak di wilayah Kabupaten Grobogan, pembayaran wajib pajak telah melebihi target capaian. Dari target Rp. 4.046.188.000 kini realisasinya telah mencapai Rp. 5.147.848.281.

Menurut Wakil Bupati, Icek Baskoro, SH dalam acara pekan panutan penyampaian SPT tahunan di Pendopo Kabupaten, baru-baru ini, mengatakan keberhasilan pencapaian target tersebut dikarenakan kepatuhan masyarakat wajib pajak yang menyampaikan SPTnya.

“Memang cukup membanggakan kita semua dimana pencapaian pembayaran pajak kita telah melebihi target yakni sekitar 127 persen. Dan pencapaian itu tidak bisa lepas dari kepatuhan masyarakat wajib pajak dalam penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPT),“ ungkap Icek baskoro.